Minggu, 13 Januari 2013

MAKALAH ISD PERIODE 4

Mata Kuliah  :  Ilmu Sosial Dasar Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

ETIKA DAN PERILAKU SOSIAL MAHASISWA DI KAMPUS J
UNIVERSITAS GUNADARMA

Kelas  :  2-ID06

Tanggal Penyerahan Makalah : 18 Januari 2013
Tanggal Upload Makalah  :  19 Januari 2013



 

P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.



P e n y u s u n



N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
34411478
MIFTAKHUL JANNAH






Program Sarjana Teknologi Industri


UNIVERSITAS GUNADARMA



KATA PENGANTAR


Terima kasih yang tidak terhingga hanya bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, Sang Maha segalanya, yang telah memberikan nikmat yang tidak pernah berujung. Lantunan shalawat salam senantiasa tidak henti tertuju kepada penghulu para nabi dan rahmat bagi seluruh alam, Muhammad SAW , juga kepada para keluarga dan sahabatnya, serta orang-orang yang senantiasa setia mengikutinya hingga akhir.
Berbagai dukungan yang diberikan oleh Orang tua, sahabat terutama untuk kelas 2 ID 06 yang bersedia membantu dan memberikan sumbangsih saran serta kritikannya yang membuat makalah yang berjudul “ETIKA DAN PERILAKU SOSIAL MAHASISWA DI KAMPUS J UNIVERSITAS GUNADARMAdapat terselesaikan tepat pada waktunya. Serta Bapak H. Muhammad Burhan Amin, Ssos, MMSI selaku dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Sosial Dasar, yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan motivasi untuk membuat makalah ini.
            Semoga makalah ini dapat memberikan sumbangsih pengetahuan bagi semua pembaca dan kita semua dapat mengambil pelajaran serta mampu memotivasi yang lain untuk berkarya lebih bagus lagi dan lebih hebat lagi. Demikan salam pengantar dari Penyusun, tentu saran dan kritikan yang membangun sangat diharapkan oleh Penyusun.
                                                                                               
Bekasi, Januari 2013.
                                                                                               
Miftakhul Jannah




DAFTAR ISI


Halaman
HALAMAN JUDUL.............................................................................................. i
LEMBAR PERNYATAAN................................................................................. ii
KATA PENGANTAR......................................................................................... iii
DAFTAR ISI......................................................................................................... iv
BAB I          PENDAHULUAN
1. Latar Belakang..................................................................................................... 1
2. Tujuan.................................................................................................................. 2
3. Sasaran................................................................................................................. 3

BAB II         PERMASALAHAN
A. KEKUATAN...................................................................................................... 4
B. KELEMAHAN .................................................................................................. 5
C.PELUANG.......................................................................................................... 5
D.HAMBATAN...................................................................................................... 7
BAB III       KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1. KESIMPULAN................................................................................................... 8
2. REKOMENDASI .............................................................................................. 8

REFERENSI

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
            Etika merupakan suatu hal yang sangat berhubungan dengan mahasiswa. Etika berperan penting bagi pribadi mahasiswa itu sendiri maupun orang lain. Mahasiswa disebut sebagai agen perubahan, yang memiliki cara berpikir yang rasional, ilmiah dan semangat untuk berprestasi serta memiliki hasrat ingin tahu yang tinggi, memiliki sikap analitis, kritis dan objektif serta sikap kreatif, dan inovatif. Sebagai cerminan masyarakat akademik yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kesopanan, maka mahasiswa wajib menghargai dirinya sendiri, lebih-lebih orang lain. Sebab mereka memiliki nilai-nilai kemanusiaan, harkat, derajat dan martabat. Etika sebagai kumpulan nilai mencakup etika akademik, etika berkreasi, etika berekspresi, etika berbusana dan sejenisnya (Suara Merdeka, 2005).
Universitas yang identik sebagai tempat kaum cendekiawan dan intelek senantiasa dipercaya oleh publik. universitas merupakan wadah pengembangan iptek dan menjadi tolak ukur tata perilaku dan etika. Maka, dalam kelangsungan perkuliahan di universitas, mahasiswa dihadapkan dengan peraturan dan tata tertib yang wajib ditaati baik berupa peraturan yang bersifat akademis maupun yang bersifat etika dan moral mahasiswa. Universitas tidak hanya sekadar mencetak pribadi yang pintar dan cerdas tetapi juga harus mengedepankan etika, moral, sopan santun dan profesional di bidangnya, kendatipun kadang ada kesan mahasiswa identik dengan kebebasan yang tanpa batas yang senantiasa menyuarakan aspirasinya.
Menjadi mahasiswa adalah suatu proses perkembangan pendidikan yang terjadi mulai play group, taman kanak – kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan sampailah pada masa perkuliahan. Pada masa perkuliahan ini terjadi proses soial yang sangat berbeda bila dibandingkan dengan proses sosial yang terjadi pada masa sebelum kuliah. Umumnya pada masa sebelum kuliah proses sosial yang terjadi masih belum terlalu rumit, dalam artian proses sosial yang terjadi masih sangat biasa dan sama mulai dari TK, SD, SMP dan SMA karena individu-individu yang berada didalamnya umumnya masih dalam lingkup daerah yang sama, budaya yang sama, bahasa juga masih sama,bahkan ada pula individu yang telah menjalin pertemanan dari tk hingga sma yang sama.
Interaksi adalah suatu pertukaran antar pribadi yang masing-masing orang menunjukkan perilakunya satu sama lain dalam kehadiran mereka, dan masing-masing perilaku mempengaruhi satu sama lain. Jadi interaksi adalah hubungan timbal-balik antara dua orang atau lebih dan masing-masing orang yang terlibat di dalamnya memainkan peran secara aktif. (Shaw: 1976)
            Hal ini sangatlah berbeda dengan apa yang terjadi di masa belajar di perkuliahan. Dalam proses belajar diperkuliahan, kehidupan sosial akan terasa sangat berbeda, karena dalam prosesnya terjadi interaksi yang lebih rumit dibandingkan di masa sebelum perkuliahan. Proses sosial yang akan digali adalah proses yang terjadi di kehidupan mahasiswa, khususnya proses sosial yang terjadi di ruang kelas dalam perkuliahan. Kelas yang akan menjadi sorotan adalah mahasiswa kelas malam, Universitas Gunadarma. Dalam tempat ini terjadi berbagai macam interaksi yang berbeda-beda dari tiap individunya. Hal ini dikarenakan, individu – individu yang menghuni dikampus ini sangat beragam, mulai dari daerah tempat asal mereka, dari beragam profesi, dan dari berbagai macam suku dan agama seperti, Islam, Kristen.
            Dalam perjalanannya mahasiswa yang bermacam-macam itu kelak akan terjadi keharmonisan dengan saling bekerja sama, atau bahkan bisa pula menjadi sebuah konflik atau persaingan baik sehat maupun non sehat.

2. Tujuan
            Tujuan dari penyusunan makalah ini selain untuk memenuhi tugas mata kuliah softskill juga terdapat tujuan yang lainnya. Berikut uraian tujuan dari penyusunan makalah ini:
a. Mengetahui analisis SWOT tentang “ETIKA DAN PERILAKU SOSIAL MAHASISWA DI KAMPUS J UNIVERSITAS GUNADARMA”.
b. Mengetahui Etika dan Perilaku yang sopan dan baik di lingkungan kampus Universitas Gunadarma serta mampu mengaplikasikan tindakan-tindakan terpuji di setiap lingkungan.
c. Mensosialisasikan etika dan perilaku yang sopan kepada seluruh pembaca, baik blogger maupun pembaca yang lainnya.

3. Sasaran
            Pembuatan makalah ini diharapkan mampu untuk membantu mahasiswa dalam memperbaiki perilaku social mereka yang buruk, dan menciptakan lingkungan yang kondusif dan bermoral baik
REFERENSI

            Diakses tanggal 13 Januari 2013.
athifrasyid.blog.fisip.uns.ac.id/.../2011/.../MENELITI-PERI
Diakses tanggal 13 Januari 2013.

. 





















BAB II
PERMASALAHAN

Analisis permasalahan Etika dan Perilaku Sosial Mahasiswa di Kampus J Universitas Gunadarma dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
1.      Kekuatan (Strength)
a.                   Ajang Pertukaran Informasi
Mahasiswa yang terdiri dari berbagai macam profesi mulai dari karyawan swasta sampai interpreneur, saling berbagi informasi mengenai masalah yang teraktual seperti berita – berita local sampai internasional.
b.   Alternatif Mencari Solusi
Alternatif dalam mencari penyelesaian baik permasalahan di kantor ataupun masalah pribadi yang menyebabkan mereka mendapatkan penyelesaian dari masalah mereka.
c.   Terbentuknya Komunitas atau Kelompok
Kesamaan latar belakang hidup, hobi, dan tujuan hidup yang sama membuat sebagian mahasiswa membentuk suatu komunitas yang menyebabkan hubungan mereka tidak hanya di ruang kelas atau sekitar kampus namun juga di luar kampus. Seperti, rekreasi, hunting foto (fotografi) atau hanya sekedar nonton film. Artinya mereka membentuk suatu kemitraan. Kesejawatan/kemitraan, artinya suatu masyarakat ilmiah harus memiliki rasa persaudaraan yang kuat untuk mewujudkan suatu kerja sama yang baik.
d.   Ajang Aktualisasi Diri
Sering kali, mahasiswa yang sekaligus karyawan ingin mengaktualisasikan diri dengan cara yang beragam. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara dan bertindak, bahkan bisa juga dengan hasil akademik yang diwujudkan dengan IPK yang bagus.


2.      Kelemahan (Weakness)
a.       Terjadinya Informasi yang Semu
Arus informasi yang semu, maksudnya adalah terjadinya informasi yang kurang jelas dan menyebabkan sebagian mahasiswa dalam hubungannya dengan mahasiswa yang lain sering terjadi keraguan karena kurangnya sumber jelas.
b.      Terjadinya Masalah yang Baru
Mahasiswa yang mempunyai berbagai macam problematika di luar lingkungan kampus sangat berharap mendapatkan penyelesaian di kampus. Namun, kadang kala malah terjadi konflik baru. Hal itu bisa terjadi karena kurangnya etika, perilaku yang kurang sopan dan komunikasi atau memang karena diri pribadi tersebut yang bermasalah.
c.       Perpecahan Hubungan Kemitraan atau persahabatan
Perilaku dan etika dari mahasiswa yang beragam menyebabkan terjadi perpecahan hubungan persahabatan atau kemitraan. Hal itu bisa terjadi karena factor pribadi maupun akibat dari profokasi pihak luar ( bisa teman yang lainnya). Hubungan persahabatan juga bisa rusak karena terjadinya persaingan dalam hal perebutan perhatian atau karena prestasi akademik yang lainnya.
d.      Persaingan yang tidak sehat
Persaingan yang tidak sehat yang dimaksud adalah akibat dari aktualisasi diri yang kurang benar menurut etika. Contoh kasusnya, terjadinya persaingan kepemilikan gadget atau bahkan hal materi yang lainnya. Wujud aktualisasi yang benar menurut etika harusnya membuat mereka lebih dihargai dan dihormati sebagai mahasiswa yang menurut masyarakat adalah kaum intelektual bukan kaum hedonis.

3.      Peluang (Opportunity)
a.       Ajang Promosi
Pertukaran informasi yang terjadi juga menciptakan ajang promosi bagi para mahasiswa yang sebagian besar sudah bekerja. Baik promosi produk dari perusahaan atau produk buatan sendiri. Selain itu, terciptnya suatu hubungan simbiosis mutualisme dengan saling bertukar produk atau pertukaran jasa yang lainnya.
b.      Terjadinya Akulturasi Budaya
Akulturasi budaya adalah pertemuan dari dua unsur budaya yang menjadi satu tanpa meleburkan satu budaya tersebut, jdi dua kebudayaan itu berjalan harmonis tanpa menghilangkan satu unsur  kebudayaan tersebut. Bentuk dari akulturasi ini contohnya  gaya bahasa, tiap mahasiswa membawa bahasa atau logat kebahasaan mereka masing – masing dari daerahnya. Setelah mereka dipertemukan dalam suatu ruang kelas di perkuliahan, terjadi percampuran bahasa yang terjadi secara lamban, berproses perlahan. Seorang individu yang masih memegang teguh logat bahasa mereka “medok” akan sulit terpengaruh oleh bahasa bahasa dari individu lainya. Sedangkan individu yang masih rentan, dalam artian dia tidak “medok” akan lebih gampang terpengaruh oleh bahasa dari individu daerah lain. Akan tetapi percampuran kedua bahasa tersebut tidak akan bisa menghasilkan suatu bahasa baru, namun akan masih menonjolkan tiap bahasa bahasa itu.

c.       Timbulnya Motivasi
Motivasi yang timbul akibat dari energi positif dari mahasiswa yang memiliki etika dan perilaku yang baik dan dapat dicontoh. Seperti mahasiswa kelas malam, selain memiliki kesibukan di luar kampus yaitu bekerja. Terdapat mahasiswa yang memiliki perilaku yang mampu untuk dijadikan motivasi seperti keuletannya dalam mengerjakan tugas kuliah yang berat namun sosok tersebut tidak gampang menyerah dan selalu membantu teman yang lainnya dalam menyelesaikan tugas kuliah tersebut.
     d.    Terbentuknya Dukungan yang Optimal
Dukungan optimal yang dimaksud adalah Atribut pribadi (Faktor demografi, Kompetensi dan psikologi), keinginan kerja dan dukungan organisasi. Ketiga factor utama tersebut adalah dukungan optimal dalam menyosngsong masa depan. Dengan etika dan perilaku yang baik, maka ketiga factor tersebut akan diraih.

4.      Tantangan/Hambatan (Threats)
a.     Provokasi
Terjadinya konflik akibat dari perilaku dan etika mahasiswa dalam bergaul dilingkungan kampus. Informasi yang kurang jelas atau yang memprovokasi membuat terjadinya konflik yang berujung kekerasan fisik maupun psikologis.
b.    Watak atau perilaku yang Bermacam-macam
Perilaku mahasiswa yang bermacam-macam yang membuat self Confidense, self control dan body language yang berbeda membuat konflik baru jika tidak saling memahami dan menghormati.
 c.  Jiwa Muda yang Masih Labil
Walaupun sudah berstatus mahasiswa sekaligus karyawan atau pengusaha tetap saja perilaku dan etika yang masih kaku dan sering dianggap arogan. Apalagi jika mahasiswa-mahasiswa tersebut menghadapi dengan seseorang baik teman atau dosen yang jalan pemikirannya berseberangan dengan mereka.
 d.  Kurang Sadar terhadap Sopan Santun
Mahasiswa yang kurang paham mengenai sopan santun di dalam bersosialisasi baik di luar kelas atau di lingkunagn kampus sering membuat masalah. Seperti, kurang menghargai dosen yang mempunyai pemikiran yang berbeda, sehingga sering juga terjadi konflik antara mahasiswa dan dosen akibat etika dan perilaku mahasiswa yang kurang sopan.









BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1. Kesimpulan
a.   Hal-hal yang membuat terjadinya konflik dalam etika dan perilaku mahasiwa gunadarma diantaranya, kurang penghargaan atas sesama, perbedaan kultur atau karakteristik yang berbeda.
b.   Peluang yang besar dalam pergaulan di kampus Universitas Gunadarma, karena terdiri dari berbagai macam profesi, dukungan organisasi yang diakui dan tempat aktualisasi diri yang baik (ideal)
c.   Etika dan perilaku yang baik akan memudahkan jalan menuju kesuksesan.
d.   Terciptanya kualitas kehidupan yang lebih baik dengan terciptanya pergaulan yang berlandaska etika dan perilaku yang baik.


2. Rekomendasi
a.   Kehidupan di kampus Universitas Gunadarma adalah tempat yang ideal dalam menempa cara beretika dan berperilaku yang baik, dengan berlandaskan keyakinan agama yang kuat, self control, self confiddnce.
b.   Lebih cerdas dalam menyaring informasi yang masuk.
c.   Lebih cerdas dalam memilih teman bergaul.
d.   Manfaatkan waktu yang  sebaik-baiknya ketika di lingkungan kampus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar