Senin, 07 Mei 2012

Kenali Budaya Kita


Tahukah kalian Suku terbesar di Indonesia?
Suku terbesar di Indonesia di Indonesia adalah Suku Jawa , Suku jawa yang dikenal dengan sebutan Wong Jowo telah tersebar di antaranya di Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat , Jawa tengah , Jawa Timur , dan ada juga di Banten.
Di Pulau Sumatera , suku Jawa banyak ditemukan di Lampung. Bahkan kalian bisa menemukan Suku Jawa di Suriname yaitu Amerika Selatan yang merupakan bekas bawaan bangsa jajahan belanda dulu.Jika ada sensus Suku Jawa , kalian bisa menemukan keturunan suku Jawa di belahan dunia .
Suku Jawa yang merupakan cikal bakal terbentuknya berbagai kerajaan di Pulau Jawa  . seperti yang kalian tahu kerajaan – kerajaan besar itu dipimpin oleh Suku Jawa, seperti Mataram , Majapahit , Singosari  dll. Suku Jawa juga mempunyai budaya yang unik dan khas, Pusat Konsentrasi kebudayaan Suku Jawa antara lain Banyumas, Yogyakarta , Madiun , Surakarta, Jepara , Malang dan Kediri
Untuk daerah Yogyakarta dan Surakarta , kebudayaannya disebut kebudayaan Keraton.  Sedangkan Untuk daerah Pesisir Pantai utara dan timur disebut Budaya Pesisir.
Kebanyakan setiap Suku mempunyai system kelas dalam Masyarakatnya. Begitu juga dengan suku Jawa, seperti berikut ini :
1.      Bendoro atau Bendoro raden , yaitu golongan bangsawan keturunan raja- raja.
2.      Priyayi , yaitu para kaum terpelajar yang memang biasanya berasal dari golongan bangsawan juga,
3.      Wong cilik , yaitu golongan social paling bawah seperti golongan petani disekitar Desa.
Dalam Suku jawa, yang dituakan dinamakan Kamituo yang biasanya memang orang yang lebih tua yang memegang jabatan itu. Biasanya dalam upacara adat jawa seperti dalam pernikahan dan perayaan yang lainnya , kamituo sering disebut juga poro Pinisepuh.
Dewasa ini , Budaya jawa sudah melebur menjadi suatu budaya yang Modern namun masih memegang erat tali budaya-nya. Dapat dilihat dalam setiap Pemilihan Lurah di Desa- desa atau disebut juga dengan Kepala Desa, banyak dari mereka masih mempercayakan kepemimpinan kepada para Tetua.
Yang dimaksud Para Pinisepuh adalah para tokoh masyarakat .
Banyak sekali Upacara adat Suku Jawa mulai dari lahir sampai liang lahat, seperti ketika bayi masih didalam kandungan , ada Upacara tujuh bulanan ( mitoni ) dan Ketika lahir ada Upacara Tingkeban.
Dan ketika Pernikahan ada Upacara Siraman , lalu ada ritual pingitan (dipingit ),  barulah ada Upacara Ngantenan ( Pernikahan ).
Ketika Seseorang meninggal ada Upacara Brobosan , biasanya dilakukan brobosan itu apabila yang meninggal adalah pihak yang dituakan dalam keluarga. Seperti kakek , nenek , atau orang Tua, maka ketika Si meninggal akan dikuburkan dan jenazahnya diangkat maka  akan si cucu, anak , cicit dan yang lainnya kan berjalan dibawah kerandanya.
Begitu banyak keunikan dalam Suku jawa , seperti yang kita tahu bahasa yang digunakan dalam suku jawa ada yang untuk Orang tua yaitu dengan Kromo inggil, dan untuk yang lebih muda bisa menggunakan bahasa yang disebut ngoko.
Seperti yang kita tahu peradapan suku jawa sudah termasuk Tinggi karena dalam suku jawa terdapat huruf jawa yang disebut Aksara jawa yang pembuatnya bernama Ajisaka.
Suku jawa juga terkenal dengan Cerita Rakyatnya mulai dari sangkuriang , mahabarata , dan cerita asal-usul daerah yang lainnya.
Dengan kita mengetahui kbudayaan suku – suku di Indonesia , harpan penulis , kita semua mampu menghargai suku – suku yang lain , dan jangan malu hanya karena kita berasal dari suku Jawa atau yang lainnya.
Suku adalah kebanggaan , sepantasnya kita bangga dan ikut melestarikannya bukan malah menghapus jejaknya.
Jika mengenal berbagai  suku kita bisa terhindar dari yang namanya Rasis yang marak menjadi ajang Perangantar suku.
Semoga tulisan ini bermanfaat.

SUMBER :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar